Pompa Submersible, Apa dan Bagaimana ?

| Pompa Bekasi

Pompa Submersible, berfungsi untuk memindahkan air dari kedalaman menuju permukaan tanah.  Pemasangan pompa submersible berbeda dengan jenis pompa lainnya, dimana pompa submersible di letakkan/dipasang di kedalaman sekitar 30 meter dari permukaan tanah. Pompa Submesible memiliki banyak perbeda dengan pompa lain.

Apa itu Pompa Submersible ?

Pompa submersible didesign untuk bekerja dari beberapa bagian, terdiri dari pompa dan motor, terendam penuh dalam cairan atau media untuk diolah. Motor pompa ini tertutup rapat dan berada dekat dengan bodi pompa. Penutup kedap air untuk motor penggerak biasanya diisi dengan minyak untuk melindunginya dari kerusakan dengan mencegah masuknya cairan apapun yang bisa menyebabkan arus pendek (korslet).

Cara kerja pompa submersible adalah dengan mendorong cairan selama proses pemompaan. Posisi pompa Submersible yang terendam dalam air menghasilkan kinerja yang sangat efisien dengan tidak mengeluarkan energi untuk menarik cairan ke dalam pompa. Motor didinginkan oleh cairan di sekitarnya, mencegah overheating.

Banyak pompa submersible di industri minyak dan gas beroperasi sesuai prinsip Electric Submersible Pumping (ESP). Dengan menggunakan pompa Submersible biaya operasional dapat di hemat dengan nilai cukup signifikan berbanding dengan jumlah volume air yang dipindahkan. Sistem ESP memungkinkan pompa Submersible beroperasi di bawah suhu dan tekanan tinggi. Dimana sebelum system ini diciptakan operasional tersebut memerlukan biaya yang cukup tinggi dan mahal.

Kami sebagai Agen Penjualan dan Distribusi Pompa CRI merekomendasikan penggunaan pompa submersible merk CRI karena kemampuan operasional pompa dalam jangka panjang sangat bisa diandalkan.

Hal-hal dibawah ini adalah cara pengoperasian pompa Submersible pada umum nya untuk menjamin kelancaran operasional pompa.

  • Toleransi temperature maksimal air tidak lebih dari 40 º C.
  • Kapasitas pompa akan maksimal dan motor awet dan mampu beroperasi dalam jangka waktu yang lama dengan memperhatikan arah rotasi pompa.
  • Penggunaan handle pengangkat untuk mengangkat pompa. Kesalahan umum yang terjadi saat mengangkat pompa adalah dengan cara menarik kabel power yang tersambung dengan badan pompa.
  • Hindari pemasangan ditempat tanah yang lunak dan usahakan digantung sedikit diatas dasar atau diberi Ganjel.
  • Apabila kualitas air hasil pompa menurun apalagi sampai terkontaminasi, pindahkan pompa untuk bekerja di sumber air yang bersih untuk sesaat, lalu bersihkan seluruh bagian pompa dengan air bersih dengan cara di siram. Pastikan tidak tertinggal kotoran-kotoran berupa tanah liat, semen atau yang lainnya, yang akan  berakibat pada penurunan kinerja pompa.

Selanjutnya, jangan memakai pompa yang sama untuk jenis/kualitas air yang berbeda.  Untuk air bersih gunakan pompa untuk air bersih, sedangkan untuk air yang berlumpur gunakan pompa yang berbeda.

Saat pemasangan, posisi pipa harus seimbang dengan head pompa dan posisi ujung pipa buangan lebih tinggi dan lurus dengan level.

on Pompa Submersible, Apa dan Bagaimana ?

Komentar

Email Anda tidak akan Kami publikasi
Email Anda tidak akan Kami publikasi